Selasa, 25 Februari 2014

Ekspedisi Ke Puncak Andong with TeMan2 KKN


“Kita kan belum pernah jalan-jalan nih... sebelum pulang ayoklah kita jalan-jalan”, ajak teman-teman putri. Hari Ahad tanggal 1 September 2013, akhirnya kami bertujuh Amri, Yoga, Mas Reksho, Nina, Luluk, Dea dan ana melakukan ekspedisi ke puncak Andong. Brian ga ikut karena sedang balek Jogja bikin plakat. Malam sebelumnya kami sudah berencana untuk bangun pagi-pagi jam 3. Emmm... padahal biasanya terik matahari menyongsong  baru pada bangun. Semuanya pada semangat... Yoga ,  anak yang ngaku suka naik gunung ini semangat banget. 

Pagi jam tiga Nina udah bangun, anak2 cewek juga pada semangat. Dan kamipun berangkat pukul 4 pagi sebelum Subuh. Dengan membawa bekal 4 botol air mineral, 3 butir jeruk dan 1 bungkus wafer dan sarapan pisang  kami berangkat. Setelah pamitan pada Bu Imah kami langsung tancap gas. Amri sama Nina, Luluk sama Yoga , Ana didepan sama Dea dan Mas Reksho sendiri... Udara dingin, angin yang cukup kencang dan kabut yang masih sangat tebal tak menggoyahkan semangat kami. Bener-bener menikmati suasana pagi yang indah, sinar-sinar lampu masih menyala di atas pegunungan. Indah sekali...

Namun tiba-tiba ditengah perjalanan ... sssttt berhentilah Amri dan Nina, Eh ternyata bannya bocor, hampir kecewa...ditengah sawah yang masih gelap harus menuntun motor.  Alhamdulillah tak jauh dari situ kami menemui warga dan bertanya ada tukang tambal ban atau tidak, dan Alhamdulillah tempatnya dekat namun harus ngetok pintu. Sembari menunggu nambal kami shalat Subuh di Mushala. Dan usut punya usut setelah tanya pada bapak yang ada disitu kita kebablasan jalannya, kalau terus bisa sampai Salatiga. Ternyata ada hikmah di balik bocornya ban motor. Kita jadi ditunjukkan jalan dan berhenti untuk segera shalat Shubuh.

Setelah melalui 3 kali tambal ban kerena bannya ternyata udah pernah bocor dan lepas tambalannya, kamipun melanjutkan perjalanan. Dengan modal bertanya, sampailah kami di kaki gunung Andong. Kami menitipkan motor ke warga dan mulai melakukan pendakian. Di kaki Gunung banyak tumbuh pohon pinus.. bagus banget. Jalan mendaki Puncak Andong tidak terlalu terjal namun cukup membuat jantung ini bedebar sangat kencang, napas tersengal dan harus berhenti untuk istirahat mengatur nafas. Berfotolah kami ketika perjalanan  mendaki gunung.

Di tengah perjalanan kami bertemu juga dengan anak-anak KKN unit lain, banyak juga ternyata yang melakukan pendakian. Tapi mereka turun, Kita baru mau naik ketemu juga sama Said. Di tengah perjalananpun sudah tampak pemandangan yang sangat indah...sekali. Kita bagaikan berjalan ditengah lautan awan... meski matahari sudah agak terasa hangat namun semangat kami tetap menyala.

Setelah melalui pendakian kurang lebih 1,5 jam sampailah kami di puncak Bukit Andong... Diatas tampaklah jelas megahnya  gunung Merbabu bersebelahah dengan Merapi dan disisi yang lain agak jauh tampak pula gunung Sindoro dan Gunung Sumbing... berada di atas awan putih yang cukup tebal, ditemani angin yang berhembus pelan dan matahari yang mulai menghangat, tampak nan indah ... mahakarya Sang Pencipta. Masya Allah...

Diatas kami berfoto, makan jeruk, dan yang paling gokil adalah Kita bikin video Harlem Shake di puncak Andong “ide Amri yang suka bikin video. Tak disangka Yoga yang pendiam itu gaya jogetnya aduh... gokil juga. Setelah puas foto di puncak dan menikmati indahnya pemandangan, kamipun segera turun untuk kembali ke Posko.

Tadi perjalanan mendaki ngos-ngosan dan turunnya membuat kaki gemetaran,,, Namun meski kaki terasa sakit, sangat puas dan rasanya terkalahkan  oleh  indahnya pemandangan yang dirasakan. Yang mah ga masalah, kami harus pelan-pelan. Luluk masih kuat, Nina turun sambil perosotan kerena memang agak licin, ana sempet gandeng dea pelan juga. Banyak warga menyapa, suka... disini warganya sangat ramah dengan pendatang...  

Ana seneng banget.... akhirnya harapan ana untuk bisa mendaki gunung Andong bisa terwujud. Karena tiap pagi ana hanya bisa memandang dari posko indahnya bukit itu dan dalam hati ana bertanya kapan ya.. bisa pergi ke bukit itu?, katanya bisa didaki. Dan akhirnya kesampaian juga, Alhamdulillah... terimakasih teman-teman...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar