Uneg2 …
All About Chemistry (Islamic Sains)
By : ~eRni~
Sekilas
mendengar kata “chemistry” apakah yang
terlintas dibenak kita…? Tidak semua kimia itu berbahaya. Chemistry atau kimia
sederhananya merupakan komponen yang ada dalam kehidupan manusia. Karena
sesungguhnya manusia dan yang ada di sekitarnya adalah benda-benda kimia. Mulai
dari yang tidak tampak oleh mata sampai yang seluas bumi beserta seluruh
isinya. Katakanlah mulai dari partikel sekecil atom dipelajari dalam ilmu kimia
ini sebegitu detailnya. Partikel air (H2O) yang merupakn kebutuhan
utama manusia, sumber kehidupan manusia. Penyusun tubuh terbesar juga air, Keajaiban
air, dan banyak sekali keistimewaan air, dalam ilmu kimia air merupakan pelarut
polar (berkutub) yang molekulnya terdiri dari
hydrogen dan Oksigen. kalau mau membicarakan tentang air saja sudah akan
banyak sekali. Udara yang terdiri dari berbagai macam susunan seperti oksigen (O2) yang
diperlukan makhluk hidup untuk respirasi.
Itu tadi
dari partikel-partikel yang tidak dapat kita lihat. Kalau dari yang sering kita
jumpai dalam kehidupan sehari-hari seperti makanan misalnya nasi. Nasi itu
mengandung apa ya… glukosa yang dapt dirubah menjadi energy dengan proses
metabolisme tubuh. Lauknya tempe mengandung protein sebagai zat pembangun dan
isoflavon yang merupakan anti radikal bebas. Sayurnya bayam banyak mengandung
zat besi. Lho…, malah ngomongin makanan…jadi lapar…Dari bahan kimia ini juga
dikembangkan menjadi obat-obatan (farmasi) yang bisa diambil dari tumbuhan
misalnya daun pepaya yang mengandung alkaloid, mebuatnya terasa pahit. Kalau
orang Jawa sering dijadikan jamu.
Selain kimia
dari bahan alam ada juga kimia sintetis atau bahan kimia yang sengaja bibuat
untuk kepentingan manusia. Seperti polimer contohnya plastic, dari yang berat
jenisnya rendah sampai yang berat jenisnya tinggi banyak digunakan untuk tempat
makanan ataupun minuman, pakaian, peralatan dapur, alat2 elektronik, karet
untuk ban kendaraan dan masih banyak lagi yang lainnya. Kalau mau dikaji lebih
dalam lagi tubuh kita ini juga merupakan komponen kimia yang di dalamnya banyak
sekali terjadi mekanisme reksi kimia. Dari metabolisme tubuh seperti pencernaan,
pernapasan/respirasi sampai pengikatan hemoglobin oleh darah dengan adanya
oksigen dari proses respirasi itu sendiri. Enzim sebagai biokatalis, hormone yang
mempengaruhi system kerja tubuh dan banyak lagi yang lain. Yang ini Ilmu
kedokteran lebih mendalami…
O… iya
adalagi istilah kimia yang sering digunakan dalam bahasa keseharian atau bahasa
kerennya mungkin. Contohnya istilah ‘chemistry’ yang sering dikaitkan dengan
hubungan seseorang. Maksudnya bahwa ini identic dengan berpasangan. Kata ibu
dosenku,“electron itu akan lebih stabil jika berpasangan”, kata bapak guruku, “yang berpasangan itu seperti
molekul yang sudah bersenyawa tidak hanya bercampur sehingga akan sulit untuk
dipisahkan”. Ada juga kata ‘solid’ , kalau kata pak ketua takmir “jaga kesolidan kita”! Sebenarnya solid itu
artinya zat padat, maksudnya zat padat memiliki molekul yang rapat dan memiliki
ikatan yang kuat sehingga molekulnya tidak mudah lepas. Nah lho…Jaga kekompakan
dan kebersamaan.
Intinya
banyak sekali yang akan dipelajari dari ilmu kimia ini karena semua yang ada
disekitar kita itu adalah benda kimia bahkan ada nama kimianya selain dari nama
yang biasa dikenal orang. Misalnya botol plastic (polipropilena),
karet(polistirena), kayu(sellulosa). Dan tujuan akhirnya untuk apa sih kita
belajar kimia….? eits… jangan salah…, karena muara ilmu kimia ini dapat kita
kembalikan lagi dalam kitab suci Al Qur’an. Jauh sebelum para penemu itu
menemukan teori atom, rumus-rumus yang begitu rumit, senyawa-senyawa yang memberikan
manfaat bagi kehidupan manusia dalam Al Qur’an telah tercantum. Bahkan tidak
hanya ilmu kimia saja tapi semua ilmu itu bersumber pada Al Qur’an. Jadi
menuntut ilmu apapun itu kalau kita mau bertafakur lagi akan memberikan
kesadaran untuk kita bahwa begitu luasnya ilmu Allah itu. Masya Allah…
(yang ini dikutip dari sebuah pendahuluan
dari UNS)
Kimia koordinasi dapat diterangkan dengan
beberapa teori, antara lain teori ikatan valensi, teori medan kristal dan teori
orbital molekul. Masing-masing teori mempunyai keunggulan dan kelemahan,
demikian keterbatasan manusia dalam menerangkan ciptaan Allah SWT, Ilmu manusia
sangatlah kecil dibandingkan dengan ilmu Allah seperti tertulis dalam Al Qur'an
surat Ath Thalaq ayat 12
"Allah-lah yang menciptakan tujuh
langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu
mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya
Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu "Maka janganlah kita
takabur atau menyombongkan diri karena takabur atau sombong adalah sifat iblis
sebagaimana diceriterakan dalam Al Qur'an surat Al Baqoroh ayat 34.
Bagaimana atom-atom tersusun secara teratur
membentuk suatu kristal? Siapa yang mengaturnya?
Atom-atom yang tidak dapat berfikir saja
bisa teratur, mengapa kita makhluk yang sempurna tidak bisa teratur ? Allah SWT
menyukai barisan orang yang teratur sebagaimana tertulis dalam Al Qur'an surat
61 As Shaff ayat 4. "Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang
dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu
bangunan yang tersusun kokoh"
Ion pusat memiliki orbital kosong sedang
ligan memiliki pasangan elektron bebas, ion pusat dan ligan merupakan pasangan yang
khas dalam kimia koordinasi sebagaimana pasangan kation (ion bermuatan positif)
dengan anion (ion bermuatan negatif), pasangan suami dan istri, putik dengan benang
sari serta jantan dengan betina. Pasangan-pasangan demikian telah tertera dalam
Al Qur'an surat ke 51 Adzdzariyaat ayat 49 "Dan segala sesuatu Kami
ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah"
Bagaimana ikatan peptida dalam asam amino
atau protein tertentu terpotong-potong? Perhatikan peran Zn dalam menjerat asam
amino yang mengandung gugus phenil yang terpotong ikatan peptidanya sebagaimana
orang menyembelih kambing atau sapi kaki-kakinya diikat dan lehernya disiapkan
agar mudah dipotong. Zn bernomor atom 30 termasuk golongan transisi dan
kebanyakan kompleksnya berstruktur tetrahedral, inilah salah satu faktor bagi
Zn yang dapat berperan dalam pemutusan ikatan peptida. Meskipun hanya dalam
jumlah yang kecil, Zn ini sangat diperlukan bagi tubuh manusia. Bayangkan
bagaimana jika menyembelih kambing atau sapi dengan tidak mengikat kakinya.
Demikian pula Zn dalam mengikat hystidin dan
sistein membentuk kompleks tetrahedral. Dalam kompleksnya Zn2+ seringnya
berstruktur tetrahedral, karena tetrahedral memang sifat dasar Zn2+ sebagaimana
manusia juga mempunyai sifat dasar keluh kesah dan kikir sebagaimana tertulis
dalam Al Qur'an surat 70 Al Ma'aarij ayat 19 "Sesungguhnya manusia
diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir"
Betapa hebatnya Allah SWT yang telah
menciptakan alam beserta isinya lengkap dengan mekanisme yang sempurna. Dalam
Qur’an surat Al Alaq ayat 1 "Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang
menciptakan" Maksud ayat ini, manusia diperintah oleh Allah SWT untuk
mempelajari ciptaan-ciptaan Allah yang ada. Ciptaan-ciptaan tersebut
ditunjukkan kepada manusia untuk dipelajari dan digunakan untuk kesejahteraan
manusia, misalnya :
Burung sebagai inspirasi dalam pembuatan
pesawat terbang
Ikan hiu sebagai inspirasi dalam pembuatan
kapal selam
Telah kita ketahui bahwa khlorophyl membantu
tumbuhan mensistesis karbohidrat dari karbon dioksida dan air. Disini disertai
terjadinya perubahan energi dari energi matahari menjadi energi kimia.
Karbohidrat dibakar oleh tubuh menjadi energi panas yang kita gunakan untuk
menjaga suhu tubuh tetap konstan dan juga untuk energi gerak. Di alam ini selalu
terjadi perubahan energi sesuai hukum kekekalan energi yang berbunyi : "Energi
tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan tetapi hanya terjadi perubahan bentuk
energi"
Inilah keterbataan manusia bahwa manusia
tidak dapat menciptakan sesuatu dari yang belum ada menjadi ada Berbeda dengan
Allah SWT, bila Allah menghendaki sesuatu jadi maka jadilah sebagaimana
tersurat dalam Al Qur'an surat 6 Al An'aam ayat 73 : "Dan Dialah yang
menciptakan langit dan bumi dengan benar. Dan benarlah perkataan-Nya di waktu
Dia mengatakan: "Jadilah, lalu terjadilah", dan di tangan-Nyalah
segala kekuasaan di waktu sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang ghaib dan yang
nampak. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui"
So… Tetap semangat untuk menuntut ilmu. “Tuntutlah ilmu dari
buaian sampai ke liang lahat”, Karena ilmu itu begitu luas maka teruslah
menuntut ilmu. HAMASAH…!
